Pada Siang Malam

2  3  5  5  5  5  5  5  6  7  5  5  32

5  6  7  7  6  56

3  2  2.  2  3  56 23 23 27

5.   6.   7.   5  6  7  6  72

Nadyan Silih,

Bapa biyung kaki nini

Sadulur myang sanak

kalamun, muruh tan becik

Nora pantes yen den nuto

Jika kau tak keberatan,

Malam ini kita akan berlayar dalam diam,

menentramkan nafas satu dalam lamanya,

Pelayaran ini akan terasa kejam,

Penuh larangan,

Sebab ancaman karam sangat besar,

Kita akan dibawa selama empat puluh malam,

Mengarungi tujuh lautan,

Bila benih itu jatuh ditanah yang gersang,

Ia hanya menghasilkan semak belukar,

Ia seolah melupakan dirinya sendiri,

Oh,,,,,! Seandainya kau berusaha,

Mencari rasa dicakrawala,

Kau tidak akan menemukannya,

Diatas bumi dan dibawah bentangan langit,

Tidak ada yang menyamainya,

Rasa adalah manis dilidah,

rabaan dikulit,

Sari disumsum,

Bau-bauan dihidung,

Makna dikepala,

Gerak dihati,

Penglihatan dimata,

Dijalan ada perjumpaan,

Dan sua kembali,

Tetapi kita berjalan sendiri sendiri,

Kubawa ragaku menempuh kemegahan,

kau mengira aku pergi,

Padahal,,,,,

Aku mengembara dihatimu.

Pelukis telanjang,

Menanggalkan pakaiannya,

Satu persatu,

Ia duduk bersila,

Menorehkan tinta pada bilik kelamnya.

Saat tubuh kekasih bersenggama dengan terkasih,

Dalam kilat kenikmatan,

ROH ditelan raga, padam.

Saat sekarat,

Bila pikiran penuh amarah,

Roh ditelan raga dan didekap dalam maut.

Tubuh dijadikan bait untuk berbicara pada ROH,

ROH yang mengembara pada siang dan malam,

Cinta adalah karya agung,

Yang mengubah raga menjadi nafas.

Oh,,,,,Apiku,

Aku mendengar dan berkenan,

Semoga ROH kita segera memadu cinta dengan tubuh kita!

Lihatlah, kata-katamu telah bersemi diragaku,

Dan perhatikanku menyuburkan wacanamu,

Dibalik sekat berkerawang,

Bidadari undur diri sebelum pudar,

Melangkah pada kain merah perlahan,

Rambut tergurai menyapu taman.

Diterbitkan di: on 15 Januari 2012 at 40131  Tinggalkan sebuah Komentar  

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://arietogle.wordpress.com/2012/01/15/pada-siang-malam/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.